Skip to main content

Macam macam metode looping teks algoritma looping dan looping bahasa C

Perulangan (Looping) Part 1 : for, while, do while dan Nested Loops Pada Bahasa C 

 

Assalamu'alaikum,
 Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi tentang "Perulangan (Looping) Part 1 : for, while, do while dan Nested Loops Pada Bahasa C". Sebelum masuk ke materi utama disini saya akan menjelaskan secara singkat apa itu yang dimaksud dengan Perulangan (Looping). Perulangan atau yang biasa disebut dengan looping adalah suatu proses yang dilakukan secara berulang-ulang atau beberapa kali sampai batas yang ditentukan. Nah pada bahasan kali ini saya akan menjabarkan 4 jenis perulangan, yaitu for, while, do while dan Nested Loops. Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut...

 

A. for

Perulangan for memungkinkan kita untuk mengulang suatu proses dengan jumlah perulangan yang telah ditentukan.

Format Penulisan :
for (inisialisasi_nilai; kondisi_nilai; operasi_perubahan_nilai) {
   //statement-statement yang akan dijalankan.
}

Flowchart :

 Gambar 1. Flowchart for
Contoh Penulisan :
#include <stdio.h>

int main () {

   int nilai;

   for(nilai = 1; nilai <= 10; nilai++){
      printf("Nilai: %d\n", nilai);
   }
   getch();
   return 0;
}

B. while

Perulangan while digunakan untuk mengulang suatu proses yang belum diketahui jumlahnya. Jika kondisi masih bernilai benar (true) maka proses perulangan akan terus dijalankan. Perulangan akan berhenti jika kondisi bernilai salah (false).

Format Penulisan :
while(kondisi) {
   //statement-statement yang akan dijalankan jika kondisi masih bernilai benar (true).
}

Flowchart:
Gambar 2. Flowchart while
Contoh Penulisan :
#include <stdio.h>

int main () {

   int nilai = 1;

   while(nilai <= 10) {
      printf("Nilai: %d\n", nilai);
      nilai++;
   }
   getch();
   return 0;
}

C. do while

Perulangan do while hampir sama dengan perulangan while. Bedanya pada perulangan do while statement program akan dijalankan setidaknya satu kali sebelum pengecekan kondisi pada perintah while.

Format Penulisan :
do {
   //statement-statement yang akan dijalankan jika kondisi masih bernilai benar (true).
} while(kondisi);

Flowchart:
Gambar 3. Flowchart do while
Contoh Penulisan :
#include <stdio.h>

int main () {

   int nilai = 1;

   do {
      printf("Nilai: %d\n", nilai);
      nilai++;
   }while( nilai <= 10 );
   getch();
   return 0;
}

D. Nested Loops

Dalam bahasa pemrograman C, kita diperbolehkan untuk menggunakan satu perulangan di dalam perulangan lain. Misalkan perulangan for di dalam for (Nested for), while di dalam while (Nested while) dan do while di dalam do while (Nested do while).

Format Penulisan (Nested for) :
for (inisialisasi_nilai_1; kondisi_nilai_1; operasi_perubahan_nilai_1) {

   for (inisialisasi_nilai_2; kondisi_nilai_2; opersai_perubahan_nilai_2) {
      //statement-statement yang akan dijalankan.
   }
   
   //statement-statement yang akan dijalankan.
}

Contoh Penulisan (Nested for) :
#include <stdio.h>

int main () {

   int nilai_1, nilai_2;

   for(nilai_1 = 1; nilai_1 <= 10; nilai_1++){

       for(nilai_2 = 20; nilai_2 <= 20; nilai_2++){
           printf("Nilai 2: %d\n", nilai_2);
       }

       printf("Nilai 1: %d\n", nilai_1);
   }

   getch();
   return 0;
}

Format Penulisan (Nested while) :
while(kondisi_1) {

   while(kondisi_2) {
      //statement-statement yang akan dijalankan jika kondisi_2 masih bernilai benar (true).
   }
   
   //statement-statement yang akan dijalankan jika kondisi_1 masih bernilai benar (true).
}

Contoh Penulisan (Nested while) :
#include <stdio.h>

int main () {

   int nilai_1 = 1;
   int nilai_2 = 20;

   while(nilai_1 <= 10) {
        while(nilai_2 <= 20) {
            printf("Nilai 2: %d\n", nilai_2);
            nilai_2++;
        }

        printf("Nilai 1: %d\n", nilai_1);
        nilai_1++;
   }

   getch();
   return 0;
}

Format Penulisan (Nested do while) :
do {

   //statement-statement yang akan dijalankan jika kondisi_1 masih bernilai benar (true).
   
   do {
      //statement-statement yang akan dijalankan jika kondisi_2 masih bernilai benar (true).
   }while(kondisi_2);

}while(kondisi_1);

Contoh Penulisan (Nested do while) :
#include <stdio.h>

int main () {

   int nilai_1 = 1;
   int nilai_2 = 10;

   do {
      printf("Nilai 1: %d\n", nilai_1);
      nilai_1++;

      do {
      printf("Nilai 2: %d\n", nilai_2);
      nilai_2++;
      }while( nilai_2 <= 20 );

   }while( nilai_1 <= 10 );

   getch();
   return 0;
}

Semoga materi yang saya sampaikan kali ini dapat bermanfaat bagi sobat , jangan lupa follow akun sosial kami agar sobat  bisa mendapatkan materi terupdate tentang pemrograman lainnya.



Jika ada yang ingin tahu kampus UNIVERSITAS DIAN NUSWNTORO Silakan kunjungi  https://dinsu.ac.id

risqa.ifan@dsn.dinus.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Macam Metode kondisi (if else maupun swith case/depend on) dalam Bahasa C serta algoritmanya

KONDISI Penyeleksian kondisi digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Penyeleksian kondisi dapat diibaratkan sebagai katup atau kran yang mengatur jalannya air. Bila katup terbuka maka air akan mengalir dan sebaliknya bila katup tertutup air tidak akan mengalir atau akan mengalir melalui tempat lain. Fungsi penyeleksian kondisi penting artinya dalam penyusunan bahasa C, terutama untuk program yang kompleks. Struktur Kondisi “if…” Struktur if dibentuk dari pernyataan if dan sering digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi tunggal. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka pernyataan yang ada di dalam blok if akan diproses dan dikerjakan. Bentuk umum struktur kondisi if adalah : if(kondisi){     Bila kondisi bernilai benar atau true maka bagian ini dijalankan     Bila kondisi benilai salah atau false maka bagian ini tidak dijalankan } Contoh Program: #include "stdio.h" main(){     float nilai; ...

PARADIGMA PEMROGRAMAN

Paradigma pemrograman Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Paradigma dapat diartikan sudut pandang atau sudut serang dalam suatu persoalan, realitas dsb. Begitu pula dalam pemrograman, ada pendekatan-pendekatan untuk menyelesaikan suatu persoalan yang disebut dengan paradigma pemrograman. Jenis Paradigma Pemrograman Pemrograman Fungsional Dalam ilmu komputer , pemrograman fungsional adalah paradigma pemrograman yang memperlakukan proses komputasi sebagai evaluasi fungsi-fungsi matematika. Pemrograman Prosedural atau Iteratif Pemrograman Prosedural adalah dilakukan dengan memberikan serangkaian perintah yang berurutan. Paradigma ini didasari oleh konsep mesin Von Newman (stored program concept) sekelompok tempat penyimpanan (memori), yang dibedakan menjadi memori instruksi dan memori data, masing-masing memori tersebut dapat diberi nama dan nilai, selanjutnya instruksi akan dieksekusi satu persatu secara sekuensial oleh sebuah proses tunggal....

Teks Algoritma Penjumlahan Bilangan Pecahan

Teks Algoritma Menjumlahkan Bilangan Pecahan   Assalamualaikum Wr.Wb.        Ya, kembali lagi kali ini saya menjelaskan tentang menulis teks algoritma Menjumlahkan Bilangan Pecahan, seperti biasannya ini merupakan sebuah tugas yang di berikan Bapak Ifan Risqa Dosen Pengampuh Mata Kuliah Dasar Pemrogaman di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.      Nah kali ini saya akan menjelaskan cara menuliskan teks algoritma dengan cara menyamakan penyebutnya terlebih dahulu agar dapat di jumlakan pembilangnya (dengan cara perkaliann silang), nah pastinya anda paham kan kalian pasti pernah di ajari penjumlahan maupun pengurangan syaratnya adalah penyebutnya harus sama baru bisa di jumlah atau di kurang pembilangnya. Program          PROGRAM PENJUMLAHAN BILANGAN PECAHAN {dengan cara menyamakan penyebutnya terlebih dahulu agar dapat di jumlahkan pembilangnya(dengan metode perka...