Skip to main content

Teks Algoritma Penjumlahan Bilangan Pecahan

Teks Algoritma Menjumlahkan Bilangan Pecahan

 


Assalamualaikum Wr.Wb.
      
Ya, kembali lagi kali ini saya menjelaskan tentang menulis teks algoritma Menjumlahkan Bilangan Pecahan, seperti biasannya ini merupakan sebuah tugas yang di berikan Bapak Ifan Risqa Dosen Pengampuh Mata Kuliah Dasar Pemrogaman di Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
     Nah kali ini saya akan menjelaskan cara menuliskan teks algoritma dengan cara menyamakan penyebutnya terlebih dahulu agar dapat di jumlakan pembilangnya (dengan cara perkaliann silang), nah pastinya anda paham kan kalian pasti pernah di ajari penjumlahan maupun pengurangan syaratnya adalah penyebutnya harus sama baru bisa di jumlah atau di kurang pembilangnya.


Program         PROGRAM PENJUMLAHAN BILANGAN PECAHAN
{dengan cara menyamakan penyebutnya terlebih dahulu agar dapat di jumlahkan pembilangnya(dengan metode perkalian silang)}
KAMUS
pembilang_1        = real
pembilang_2        = real
pembilang_3        = real
penyebut_1          = char
penyebut_2          = char
penyebut_3          = char
hasil_penyebut_1 = char
hasil_penyebut_2 = char
hasil_penyebut_3 = char
hasil_akhir            = char
Algoritma

input
pembilang_1 = a
pembilang_2 = b
pembilang_3 = c
penyebut_1   = p1
penyebut_2   = p2
penyebut_3   = p3

rumus
hasil_penyebut_1   = penyebut_1*penyebut_2
hasil_pembilang_1 = (pembilang_1*penyebut_2) + (pembilang_2*penyebut_1)
hasil_penyebut_2   = penyebut_1*penyebut_3
hasil_pembilang_2 = (hasil_pembilang_1*penyebut_3) + (pembilang_3*hasil_pembilang_1)

output
hasil_akhir = (hasil_pembilang_2 / hasil_penyebut_2)



     Sekian Penjelasan dari saya semoga bermanfaat bagi kalian, jika ada kritik dan saran silakan tuliskan di kolom komentar.Jika ada kata-kata yang kurang berkenan mohon dimaafkan.
Terimakasih.

Wassalamualaikum wr. wb


ww.dinus.ac.id 

risqa.ifan@dsn.dinus.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Macam Metode kondisi (if else maupun swith case/depend on) dalam Bahasa C serta algoritmanya

KONDISI Penyeleksian kondisi digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Penyeleksian kondisi dapat diibaratkan sebagai katup atau kran yang mengatur jalannya air. Bila katup terbuka maka air akan mengalir dan sebaliknya bila katup tertutup air tidak akan mengalir atau akan mengalir melalui tempat lain. Fungsi penyeleksian kondisi penting artinya dalam penyusunan bahasa C, terutama untuk program yang kompleks. Struktur Kondisi “if…” Struktur if dibentuk dari pernyataan if dan sering digunakan untuk menyeleksi suatu kondisi tunggal. Bila proses yang diseleksi terpenuhi atau bernilai benar, maka pernyataan yang ada di dalam blok if akan diproses dan dikerjakan. Bentuk umum struktur kondisi if adalah : if(kondisi){     Bila kondisi bernilai benar atau true maka bagian ini dijalankan     Bila kondisi benilai salah atau false maka bagian ini tidak dijalankan } Contoh Program: #include "stdio.h" main(){     float nilai; ...

Macam macam metode looping teks algoritma looping dan looping bahasa C

Perulangan (Looping) Part 1 : for, while, do while dan Nested Loops Pada Bahasa C    Assalamu'alaikum,  Pada kesempatan kali ini saya akan membahas materi tentang "Perulangan ( Looping ) Part 1 : for, while, do while dan Nested Loops Pada Bahasa C". Sebelum masuk ke materi utama disini saya akan menjelaskan secara singkat apa itu yang dimaksud dengan Perulangan ( Looping ). Perulangan atau yang biasa disebut dengan looping adalah suatu proses yang dilakukan secara berulang-ulang atau beberapa kali sampai batas yang ditentukan. Nah pada bahasan kali ini saya akan menjabarkan 4 jenis perulangan, yaitu for , while , do while dan Nested Loops . Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan berikut...   A. for Perulangan for memungkinkan kita untuk mengulang suatu proses dengan jumlah perulangan yang telah ditentukan. Format Penulisan : for (inisialisasi_nilai; kondisi_nilai; operasi_perubahan_nilai) {    //statement-...